Solok, (InfoPublikSolok) – Mushala Al-Abrar atau yang biasa dikenal oleh warga Simpang Rumbio dengan nama Surau Kandang Aur mengisi peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW tahun 1444 H dengan kegiatan ceramah keagamaan bersama Ustadz Riduan, S.Ag dari Sinapa Piliang, Selasa, (28/2) Malam Ba’da Isya.
Kegiatan tabligh dihadiri oleh jemaah Surau Kandang Aur, santri MDA dan Pondok Tahfidz Surau Kandang Aur. Ketua RW 003 Simpang Rumbio, Yulfi Arwinto, S.Sos, MM yang juga selaku Ketua Pengurus Surau Kandang Aur menyampaikan kepada jemaah, peringatan hari besar Isra Mikraj ini diharapkan dapat meningkatkan disiplin ibadah, terutama dalam melaksanakan shalat lima waktu sehari semalam, sebab inti dari perjalanan Isra Miraj adalah, perjalanan Nabi Muhammad SAW menerima perintah shalat lima waktu bagi umat islam.
“Kegiatan ini dilaksanakan peringatan Isra Mikraj untuk menyambung silaturrahim dan sekaligus untuk menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1444 H,” ujarnya.
Dalam tausiahnya, Ustadz Riduan menyampaikan hikmah dari Isra Mikraj adalah mengetahui bahwa perintah shalat lima waktu merupakan sebuah ibadah besar bagi umat Islam. Mengetahui betapa besarnya rahmat Allah SWT dan kasih sayang Rasulullah kepada umatnya dalam menjemput shalat lima waktu.
“Ada tiga hal yang harus diambil hikmahnya dalam memperingati peristiwa Isra Mikraj Muhammad SAW, yaitu iman, ibadah dan akhlak. Sebab problema generasi muda sekarang juga ada tiga, yang pertama, persoalan iman, persoalan tauhid dan persoalan keyakinan,” ungkap Ustadz Riduan.
Isra Mikraj ini menunjukkan kecintaan Allah SWT kepada Rasullullah SAW, yang pada saat itu kehilangan dua orang yang sangat dicintai oleh beliau yaitu, istri beliau Sitti Kadijjah RA yang selalu mendampingi beliau dalam berdakwah serta Paman Beliau Abdul Thalib yang selalu menjadi benteng beliau dalam menyebarkan ajaran Islam di Mekkah dan Jazirah Arab, maka pada saat itu menjadi tahun duka cita, beliau sangat bersedih sekali dengan kehilangan keduanya.

